Rabu, 31 Mei 2017

Pasar Saham Indonesia Masih Kurang Diminati

Pasar Saham Indonesia InfoBankNews

Melakukan investasi apda sektor moneter adalah salah satu kegiatan yang dilakukan masyarakat dalam bentuk jual beli saham. Kegiatan jual beli saham ini terjadi pada ranah pasar saham. Sedangkan saham itu sendiri adalah suatu surat berharga dari suatu perusahaan yang memungkinkan pembelinya menjadi pemilik sebuah perusahaan yang menawarkan surat berharga tersebut. Akan tetapi, peminat pasar saham Indonesia sendiri tidak sebanyak pasar saham internasional. Tentunya hal ini dipengaruhi salah satunya adalah oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pasar saham. Ya, berbeda dengan amsyarakat di Negara lain, masyarakat indonesia belum sepenuhnya terbuka terhadap investasi di pasar saham. Maksudnya adalah ada yang belum memahami secara pasti apa keuntungan berinvestasi di pasar saham. 

Sebagian besar masyarakat indonesia masih menganggap jika investasi yang menguntungkan hanyalah berinvestasi di perbankan dalam bentuk deposito misalnya. Padahal ada jalur lain untuk mencari keuntungan dair investasi, dalam bentuk investasi pasar saham. Sebagin besar masyarakat juga belum paham kenapa harus berinvestasi di pasar saham, yang hanya dalam bentuk jual beli kertas berharga. Mereka belum mengerti di mana celah mereka bisa mendapatkan margin dari investasi ini. Padahal penjualan saham di pasar saham , bisa saja meraup margin atau keuntungan yang lebih besar dibandingkan margin atau keuntungan di sektor perbankan. Kemudian, alsan lain kenapa masyarakat kurang berminat kepada pasar saham adalah adanya rasa takut mengambil risiko besar pada masyarakat indonesia, mereka juga beranggapan bahwa menanam modal di pasar saham harus memulai dengan harga yang mahal di awal untuk membeli beberapa slot saham. Padahal sekarang ini sudah ada investasi yang murah.
 
Tentunya dengan kurangnya pemahaman masyarakat pada keuntungan margin di investasi pasar saham, menjadikan pelaku pasar saham masih sedikit di indonesia, dibandingkan dengan pelaku pasar saham di Negara lain. sehingga sektor permodalan melalui pasar saham indonesia juga masih rendah. Untuk info lanjut mengenai pasar saham dan kondisi ekonomi serta bisnis anda bsia cek di Infobank sebagai sebuah situs saham dan berita bisnis terbaru hari ini.

Minggu, 28 Mei 2017

Kebiasaan Yang Buruk Untuk Kesehatan Otak

Kebiasaan Buruk Kesehatan Otak

Kesehatan - Sama seperti jantung, otak adalah organ vital dan tubuh manusia tidak ada gunanya tanpa organ tersebut. Kurangnya info bisa membuat Anda tanpa sadar melakukan kebiasaan yang buruk untuk kesehatan otak.

Agar otak Anda tetap tenang dan hangat, Anda perlu menyingkirkan beberapa kebiasaan yang dapat merusak kesehatan. Melansir Boldsky, Senin (22/5/2017) berikut kebiasaan yang bisa merusak otak:

1. Kebosanan

Kurangnya stimulasi intelektual dapat menyebabkan penurunan kapasitas intelektual otak. Neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk berpikir secara berbeda, membuat ingatan dan koneksi baru. Hal ini dapat terjadi karena kebosanan yang berkepanjangan. Inilah salah satu kebiasaan paling merusak otak yang perlu Anda hentikan.

2. Melewatkan sarapan

Orang yang cenderung melewatkan sarapan secara teratur berisiko 36 persen lebih tinggi menderita pendarahan otak. Fungsi otak dapat ditingkatkan secara signifikan, jika makanan yang tepat diberikan secara teratur dalam bentuk sarapan setiap pagi.

3. Telepon Seluler

Medan elektromagnetik bisa memancarkan radiasi yang diketahui sangat berbahaya bagi manusia. Radiasi dari telepon bisa menyebabkan kebingungan dan sakit kepala. Hal ini juga terkait dengan kanker, termasuk tumor otak. Hal ini juga ditegaskan dalam penelitian The Potential Impact Of Mobile Phone Use On Tren In Brain and CNS Tumors.

4. Terlalu banyak makan

Makanan berlebih yang kurang gizi dapat mengurangi kinerja otak. Hal ini juga dapat menyebabkan kondisi yang berhubungan dengan otak seperti demensia dan volume otak rendah.
5. Sikap diam

Kurangnya komunikasi lisan dan interaksi sosial bisa menimbulkan kecemasan dan depresi. Komunikasi oral sangat penting untuk berbagai bagian otak.

6. Kurang Tidur

Tidur teratur dan berkualitas penting untuk kesehatan otak. Saat tidur, otak melakukan dua fungsi penting seperti menyimpan kenangan dan menghilangkan racun. Oleh karena itu kurang tidur dapat menyebabkan akumulasi plak, perubahan ingatan serta peningkatan risiko penyakit neurodegeneratif.

7. Merokok

Merokok dapat menyebabkan kerusakan pada viabilitas neuron dan membran sel di otak tengah serta pada membran sel vermis serebelar. Daerah otak ini terlibat dalam fungsi motorik halus dan kotor, keseimbangan dan koordinasi. Hal ini juga dikonfirmasi dalam penelitian Smoking And Structural Brain Deficits : A Volumetric MR Investigation. Ini juga salah satu kebiasaan merusak otak yang harus Anda ketahui.
8. Gula

Asupan gula tinggi dapat menyebabkan masalah tertentu pada setiap sel, jaringan dan organ dalam tubuh, serta sistem saraf pusat. Selanjutnya, penelitian juga menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara asupan gula berlebih dan penyakit Alzheimer.

9. Polusi Udara

Otak pasti dipengaruhi oleh beberapa bahan kimia yang berbeda yang kita hirup. Ditemukan juga bahwa polusi udara dapat menyebabkan kerusakan kognitif dan penyusutan otak. Polusi udara juga terkait dengan perkembangan penyakit Alzheimer, Parkinson dan penyakit neurodegeneratif lainnya.

10. Menutup Kepala Anda Saat Tidur

Saat Anda menutupi kepala dengan bantal atau seprei, akan ada penumpukan oksigen dan karbon dioksida di sekitar area kepala. Bila kedua gas terkonsentrasi di satu daerah, menghirupnya bisa menyebabkan efek merusak otak.