Helzz.com

Blog HelDa

Selasa, 22 Mei 2018

5 Faktor Pertimbangan Orang Tua Ketika Anak Ingin Menikah

Orang Tua Anak Ingin Menikah
                                                                                                                               
Berbicara mengenai pernikahan merupakan sesuatu hal yang lumrah diinginkan oleh semua orang, tapi tidak semua pasangan berhasil mulus mewujudkan impian mereka. Menikah, mungkin akan terus menjadi khayalan bahkan impian bagi orang yang tidak pernah mendapatkan kepercayaan dari orang tua untuk membangun rumah tangga.

Banyak faktor yang menghalangi impian setiap pasangan untuk menikah, beberapa hal tersebut bahkan sudah bukan rahasia umum lagi. Berikut ini beberapa faktor yang menghalangi restu orang tua untuk menikahi Anda dan solusinya.

1.      Faktor Pendidikan

Jangan heran jika saat ini pendidikan seoarang pasangan dijadikan tolak ukur untuk menjadikan mereka seorang menantu. Banyak orang tua zaman ini yang menilai pasangan dari anaknya haruslah yang berpendidikan tinggi dengan tujuan agar tidak mempermalukan keluarga. Tapi tahukah Anda, pendidikan seseorang itu memang penting, namun jangan pernah sesekali menjadikan itu sebuah syarat seseorang untuk menikah. Jika Anda sedang dihadapkan dengan masalah seperti ini yang harus dilakukan adalah, mencoba meyakinkan mereka bahwa seseorang yang tidak berpendidikan tinggi juga dapat membangun rumah tangga yang sempurna jika keduanya saling melengkapi.

2.      Faktor Ekonomi

Ini masih tetap melekat dalam pikiran orang tua yang menginkan anaknya menikah dengan orang yang setara dari mulai harta, martabat, dan derajatnya. Tapi tahukan Anda, dengan begitu Anda telah menyiksa hati dan perasaan anak-anak yang sudah siap untuk menikah. Jika alasan Anda sebagai orang tua adalah ‘tidak ingin melihat mereka susah setelah menikah’ itu merupakan hal yang salah. Biarkan mereka menjalani segala aktivitas rumah tangga dengan kemampuan sendiri. Dengan begitu mereka akan jauh lebih bahagia dan dapat membentuk tujuan menikah yang sebenarnya. Faktor ekonomi tidak akan menjamin anak Anda akan bahagia seumur pernikahan mereka, sebab harta juga dapat membunuh perlahan pemiliknya. Solusinya adalah, berikan opini atau pandangan lain yang dapat membuka pikiran mereka dan menjelaskan bahwa ekonomi bukan hal yang menjadi syarat sebuah pernikahan.

3.      Faktor Kekayaan

Ketika kekayaan menjadi tolak ukur semua masalah yang menyangkut masa depan, maka tidak ada orang yang akan menikah. Faktor kekayaan merupakan hal yang tidak dijadikan poin utama dalam sebuah pernikahan. Solusi menghadapi orang tua seperti ini adalah, perlihatkan beberapa orang yang tidak seberuntung Anda dalam hal kekayaan. Buatlah pengertian yang dapat masuk logika mereka. Sebab orang tua biasanya cenderung lebih egois ketimbang Anda.

4.      Faktor Ketakutan Kehilangan Sang Anak

Faktor yang satu ini masih banyak dibenak para orang tua yang menjadi penghalang anaknya untuk menikah. Sebab ia akan merasa sepi dan tidak ada lagi yang menemaninya karena harus pisah rumah dengan orang tua. Padahal itu bukanlah sebuah alasan yang benar, itu hanya akan menghambat kebahagiaan mereka. Lantas apa yang harus dilakukan? Berikanlah penjelasan kepada mereka bahwa Anda menikah bukan meninggalkan mereka, justru untuk mendekatkan mereka menjadi lebih dekat. Sebab, ketika sudah menikah dan pisah rumah kerinduan terhadap mereka menjadi lebih besar daripada saat sebelum menikah. Yakinkanlah mereka bahwa Anda tetaplah seseorang yang selalu hadir di kehidupannya.

5.      Faktor Pekerjaan

Jika orang tua Anda melarang untuk menikah karena faktor pekerjaan calon pasangan atau pekerjaan Anda, maka lebih baik memberikan pernyataan yang sesuai dan jelas. Sampaikan ke mereka bahwa Anda tidak bermasalah dengan pekerjaan Anda maupun pasangan. Buatlah mereka tenang dengan pernyataan yang meyakinkan.

Itulah beberapa faktor pertimbangan orang tua yang dapat menjadi penghalang anak untuk menikah dengan pilihan hatinya. Sebenarnya ada satu faktor lagi yang bisa jadi pertimbangan kita yaitu Faktor Agama. Tapi kita tidak bisa bahas sekarang, karena tiap keyakinan ada sudut pandang tersendiri. Bagi kamu yang mau tahu dari sudut pandang Kristiani, bisa mampir ke https://WWW.GKDI.ORG

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor diatas, Anda sebagai orang tua tidak dapat memberikan kebebasan untuk mereka bahagia. Cobalah membuka mata, hati, dan telinga Anda dalam segala hal yang menyangkut masa depan anak seperti menikah. Jika dirasa pertimbangan tersebut tidak masuk akal, Anda dapat menyanggah pemikiran mereka dengan sesuatu yang logis dan sesuai dengan pemikiran mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar