Helzz.com

Blog HelDa

Minggu, 27 Januari 2019

Ibu Harus Tahu, Inilah Tahapan Permainan Menggambar Sesuai Usia Anak

Permainan Menggambar

Permainan menggambar bukan hanya sekedar bermain dengan warna, ada beberapa tahapan yang perlu untuk dilalui anak. Ketika usia anak berada pada 0-1 tahun, maka keterampilan motorik halusnya sudah mulai berkembang. Stimulasi motorik yang tepat di tahun pertama masa tumbuh kembang anak, akan memudahkannya untuk naik ke tahapan selanjutnya. Setelah anak mulai sadar bisa menggerakan tangannya, ia akan tertarik dengan kegiatan permainan menggambar.

Namun bukan berarti kegiatan menggambar hanya untuk bermain warna. Ya, ada tahapan menggambar yang harus dilaluinya. Menggambar menjadi tahap awal anak belajar menulis. Anak berlatih mencoret, membuat gambar bentuk dasar, dan mengenal komposisi gambar. Menggambar juga memiliki manfaat yaitu mengekspresikan apa yang dipikirkan, membentuk pola pikir, dan mengembangkan daya imajinasi.

Tahapan Permainan Menggambar
Adapun beberapa tahapan permainan menggambar yang perlu Anda ketahui sebagai orang tua adalah sebagai berikut :

1.    Goresan atau coretan sederhana
Tahapan ini akan terlihat di usia 2-3 tahun. Coretan yang tidak ada artinya ini bisa memenuhi halaman kertas. Anda bisa mengenalkan anak dengan alat gambar crayon atau cat air. Percampuran warna cat air yang sangat jelas bisa memberikan hal baru pada anak.

2.    Muncul bentuk bulat di dalam goresan anak
Pada tahapan ini anak mulai menggerakan tangannya membentuk bulatan di kertas. Coretan anak mulai lebih terarah, ia sudah bisa membuat tanda dengan berulang, misalnya garis, titik, atau bentuk bulat. Walaupun ia sudah bisa menggambar beberapa bentuk, gambar ini masih belum bisa terhubung satu dengan lainnya.

3.    Gambar bentuk sesuatu
Selanjutnya, anak sudah bisa memakai imajinasi untuk menggambar bentuk tertentu yang ia anggap mirip dengan sesuatu. Ia akan menceritakan apa yang sudah digambarnya. Pada saat inilah, anak mulai menggambar hal yang ia ketahui. Tentu anak akan merasa senang jika orang lain mengerti bentuk yang digambarnya.

4.    Muncul wajah dan figur manusia
Wajah dan figur manusia ini akan muncul pada gambaran anak yang berusia 4-5 tahun. Walaupun belum sempurna, misalnya hanya gambar tangan saja, kaki, atau gambar kepala tanpa tubuh. Gambaran tersebut masih dalam posisi “melayang” atau tidak berada pada garis dasar. Di tahapan ini, anak juga membuat goresan yang terhubung, mirip dengan tulisan.

5.    Penempatan objek pada garis dasar
Anak sudah mengerti tentang garis dasar. Setiap objek yang ia gambar akan ditempatkan pada garis dasar, misalnya orang, pohon, rumah, dan lain lain. Umumnya ini terjadi pada usia anak 5-7 tahun, anak sudah mulai menggambar beragam benda yang dikenal dan diketahui.

6.    Perspektif dan skala
Tahapan menggambar dengan perspektif dan skala ini sudah muncul di usia 8-10 tahun. Anak sudah mengerti keberadaan ruang dua dimensi, sehingga bisa meletakkan objek dengan tepat.

Namun, setelah mengetahui adanya perspektif, anak bisa lebih sulit untuk menggambar dengan spontan. Terlihat kehadiran garis perspektif dan besar kecil gambar tersebut bisa membatasi ruang imajinasi anak. Apalagi dengan adanya penilaian orang lain tentang benar atau salahnya suatu gambar.

Demikian beberapa tahapan permainan menggambar yang perlu Anda ketahui. Melalui setiap tahapan menggambar memang penting, namun hal yang lebih penting yaitu apresiasi yang diberikan oleh orang tua pada hasil karya anak. 

Apresiasi ini bukan hanya menghargai atau mengatakan bagus pada gambar anak. Melainkan juga mengajarkan anak untuk jujur tentang apa yang dipikirkan dan menuangkannya lewat kegiatan menggambar. Dengan begitu, spontanitas anak ketika menggambar dan berkreasi juga akan terus terjaga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar