Helzz.com

Blog HelDa

Sabtu, 13 Juli 2019

Harapan Penjual Sapu Tradisional Untuk Bisa Umroh Dan Melihat Ka’bah

Tidak banyak yang memiliki keahlian bisa membuat sapu ijuk seperti ibu Julaiha. Seorang wanita paruh baya yang murah senyum ini, seringkali merangkai sabut-sabut hingga menjadi sebuah sapu yang siap untuk dijual. Ada berbagai macam ukuran sapu yang ia jual, mulai dari sapu kecil yang biasanya dipakai untuk membersihkan lantai mobil, hingga sapu ijuk besar yang khusus dibuat hanya sekedar untuk pajangan atau hiasan. Meski pembuatannya tergolong tradisional serta bahan-bahan yang digunakan terbuat dari alam, masih ada saja orang yang berminat membelinya.

Julaiha Asuransi Wakaf

Tidak hanya menjual sapu ijuk, ibu Julaiha juga menjual barang lainnya seperti tungku dari tanah liat, sapu lidi, kerajinan rotan dan lainnya. Barang-barang yang ia jual memang unik dan merupakan hasil kerajinan warga daerah setempat. Ia berjualan sapu sudah cukup lama, hingga sekarang tidak ada niat untuk berhenti karena memang selain dapat mengisi waktu luang, keuntungan dari berjualan cukup lumayan sebagai uang tambahan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. 
 
Dibalik keahliannya merangkai helai-helai sabut untuk dijadikan sapu, terdapat keinginan untuk bisa berangkat umroh. Apalagi musim haji sebentar lagi tiba, kerinduan untuk bisa menginjakkan kaki di tanah suci semakin kuat. Ada perasaan haru setiap kali ibu Julaiha menyaksikan tetangga atau orang yang ia kenal pulang dari tanah suci Mekkah. Seringkali hatinya berbisik, “Kapan ya bisa haji atau umroh juga?”.
 
Ibu Julaiha mungkin belum menyadari bahwa ibadah umroh dan haji memang memiliki pahala yang sangat besar, namun adapula ibadah lain yang tidak kalah penting dan bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya besar yaitu dengan mengeluarkan wakaf. Jika memang belum memiliki harta benda yang mencukupi untuk bisa berwakaf, bisa dengan cara mengikuti asuransi wakaf terlebih dahulu. Pembayaran uang lewat asuransi wakaf yang dikeluarkan secara rutin setiap bulan, bukankan terasa lebih ringan? Dana ini nantinya akan dikelola oleh pihak asuransi syariah untuk digunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Tidak perlu khawatir akan dana yang telah kita keluarkan untuk wakaf karena pihak asuransi telah berkomitmen untuk menjaga dan mengelola dengan baik, amanah dan penuh tanggung jawab. Selain itu, ada lembaga khusus yang mengawasi pengelola asuransi wakaf sehingga segala tindak kecurangan, penyalahaturan dan lainnya dapat dihindari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar